Hujan hilang Senja hilang

Hujan kembali membasahi tanah kering. Menghapus debu – debu jalanan yang berkeliaran kesana kemari. Langit senja tak lagi memar memancar. Hanya kelabu abu menggantung di cakrawala.

Hujan menyingkirkan manusia – manusia yang berteduh di bawah langit. Menggiringnya ke kolong atap – atap rumah, jembatan layang dan pepohon rindang. Beruntung bagi yang telah bersiap dengan segala keadaan. Pepatah bilang “Sedia payung sebelum hujan” terlambat sudah bagi yang menyesalinya.

Hujan mulai reda,,,

Jalanan perlahan mulai ramai

Tapi, kemana senja?

Rona jingganya tak semai,,,

4 responses to “Hujan hilang Senja hilang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s