Malu atau Nggak Pede?|?Nggak Pede atau Malu

hands_raised

Rasulullah  saw sangat bergembira sekali ketika ada seorang wanita yang dengan sengaja mendatangi dirinya untuk bertanya tentang sesuatu yang pernah disampaikan Rasulullah saw, namun ia belum mendapatkan hal itu dengan jelas. Rasulullah saw kemudian berkata tentang wanita tersebut “Coba kalian perhatikan wanita ini, rasa malunya tidak menghalangi dirinya untuk bertanya”

Imam Muslim pernah meriwayatkan sebuah hadits dari Sayyidah Aisyah bahwasanya Asma telah bertanya kepada Nabi tentang cara mandi bagi wanita yang telah selesai masa haidnya. Lalu Nabi saw bersabda, “Hendaknya salah seorang diantara kalian mengambil airnya dan menggunakannya. Maka bersucilah dan perbaguslah cara bersucinya. Kemudian siramlah air keatas kepala lalu sela – sela rambutnya sampai kepangkalnya. Kemudian siramlah air dari atasnya. Lalu, ambillah kesempatan untuk membersihkannya.”

Lantas Asma bertanya lagi kepada Nabi saw, “Bagaimana cara membersihkannya?”

“Subhanallah, ya kamu bersihkan saja” jawab Rasulullah saw.

Aisyah  mengatakan, “Pada saat itu, sepertinya Asma sedang mempelajari, bagaimana menghilang kan bekas darah.”

Kemudian Asma bertanya lagi kepada Nabi tentang mandi junub.

Maka, Rasulullah saw. pun menjawab, “Ambillah air, kemudian bersihkan sampai benar – benar bersih. Ratakan guyuran air dari atas kepala, lalu sela – sela rambut hingga ke pangkal kepala. Bila telah selesai, siramlah seluruh tubuh dengan air.”

Aisyah berkata, “Wanita yang paling berbahagia adalah wanita Anshar karena rasa malu yang ada dalam diri mereka tidak menghalangi mereka untuk memperdalam ajaran agama”

Pernah mendengar hadits bahwa malu adalah sebagian dari pada iman? Malu adalah akhlak yang sangat di sukai. Rasa malu bisa mendorong seseorang untuk menjauhi semua hal yang jelek. Rasa malu seperti inilah yang Rasulullah saw masukkan kedalam salahsatu cabang iman.

“Rasa malu itu akan mendatangkan kebaikan”

Sikap nggak pede adalah salah satu bagian dari rasa malu. Rasa ini terkadang membuat seseorang enggan untuk mendapatkan apa yang menjadi haknya. Terdapat sebuah hadits yang mengatakan

“Tidak ada rasa malu dalam beragama”

Maksud hadits tersebut adalah tidak boleh ada rasa nggak pede dalam mempelajari agama.

~Dr. Arkam Ridha_Manajemen Pubertas~

4 responses to “Malu atau Nggak Pede?|?Nggak Pede atau Malu

  1. hm..tp rasa malu pun tetap hrs ada kadarnya, hrs proporsional. kadang rasa malu yg berlebihan malah jadi penghambat, sebaliknya rasa malu yg hampir tidak ada justru malah jadi bumerang utk diri qt sendiri…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s