energi, materi, dan cinta

Masih inget rumus energi?

E = mc2 [baca : E adalah perkalian antara m dan c dikudratkan]. Dimana E = energi, m = materi, dan c = cinta

Main – main ma angka yuk!

  • Jika m = bilangan bulat, c = 0 dikuadratkan maka perkalian diantara keduanya adalah 0 [nol]. Atau energi = 0 [nol]. Untuk bertahan hidup, tidak bisa jika hanya mengandalkan materi. Tanpa cinta, dunia ini akan terasa hampa (halah….).
  • Jika m = 0, c = bilangan bulat dikuadratkan maka perkalian diantara keduanya adalah 0 [nol]. Atau energi = 0 [nol]. Hidup hanya mengandalkan cinta pun tidak akan bisa bertahan. Masak mau makan pake cinta, bayar kos – kosan pake cinta, fotokopi catatan kuliah bayarnya pake cinta,,,makan tuh cinta…!
  • Jika m = bilangan bulat, c = bilangan bulat dikuadratkan maka perkalian diantara keduanya adalah bilangan bulat juga. Energi akan dihasilkan jika m dan c memiliki nilai. Nilai itu bisa besar, kecil, positif ataupun negatif (makanya pake bilangan bulat) sehingga energi bernilai positif atau negatif.

Berdasarkan hukum kekekalan energi, energi itu tidak bisa diciptakan atau di musnahkan, energi hanya bisa diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain.

Seorang manusia yang melakukan kebaikan atau pun kejahatan akan membentuk panacaran energi positif atau negatif. Jika berbuat baik maka energi positiflah yang terpancar dan alam akan menangkap pancaran energi itu. Berdasar hukum kekekalan energi, energi positif itu pasti akan kembali pada manusia yang melakukan kebaikan. Hanya saja bentuk energi yang dikembalikan itu bentuknya tidak selalu sama tapi dalam bentuk yang lain. Suka meolong misalnya, rezeki jadi dimudahkan, punya jaringan yang luas, bisnis lancar dll. Jika seorang manusia melakukan hal buruk maka energi yang terpancar adalah energi negatif. Jika energi negatif yang terpancar maka alam pun akan menangkapnya dan mengembalikan pada sang pemancar energi itu.

  • Jika m = bilangan bulat, c = bilangan pecahan dikuadratkan maka perkalian diantara keduanya akan menghasilkan nilai yang kecil. Cinta yang di pecah – pecah kemudian dikuadratkan akan menyebabkan nilai cinta akan semakin kecil. Sekalipun nilai materinya besar jika dikalikan dengan cinta yang terpecah – pecah maka energinya pasti kecil. Cinta pada Allah jangan di bagi – bagi dengan yang lain. Jika cinta pada Allah terbagi – bagi… hmm… energimu untuk bisa strugle dibumi ini akan kecil.

2 responses to “energi, materi, dan cinta

  1. haha… teori relativitas einstein dmofikasi gitu bisa ya ternyata… kreatif kreatif ^^

    berdasarkan teori relatvitas cinta, cinta pd manusia itu sifatnya relatif… yg abadi hanya cinta pd Allah (nyambungin aah ^^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s